KENAKALAN REMAJA DI PULAU BANGKA
KENAKALAN REMAJA DI PULAU BANGKA
1. Latar belakang
Pada masa remaja nagapoker tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat disebut anak-anak juga.Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.Usia remaja digolongkan menjadi 3 tahap yaitu masa pra remaja yaitu 12 sampai 14 tahun, masa awal remaja yaitu 14 sampai 17 tahun dan masa akhir remaja dari usia 17 sampai 20 tahun.
Pada masa remaja keadaan emosi remaja masih labil karena erat hubungannya dengan keadaan hormone, suatu saat mereka bisa sedih, bahagia, dan dilain waktu mereka bisa marah sekali.Pada massa ini mereka muai tertarik pada lawan jenis dan mulai pacaran, mereka juga meulai mencari-cari perhatian di lingkungannya, berusaha mendapatkan status dan peran seperti kegiatan di sekolah seperti OSIS.
Dalam kegiatan pergaulannya atau sosialnya mereka mulai tertarik pada kelompok-kelompok sebayanya, sehingga tidak jarang orang tua dinomor duakan sedangkan kelompoknya dinomor satukan.Didaerah perkotaan, karena kesibukan masing-masing, orang tua sering kali tidak bisa terus mengontrol kondisi anak-anaknya.
Masalah ini lah yang memicu terjadinya penyimpangan-penyimpangan terhadap remaja dimana mereka masih dalam kondisi labil dan tidak bisa mengendalikan pikiran mereka,mereka selalu beranggapan bahwa apa yang mereka lakukan benar, apalagi remaja kota yang sudah masuk dalam proses globalisasi dimana sudah terpengaruh oleh kebudayaan asing.
Segala hal yang sudah menjadi tradisi dan kebudayaan bangsa pun kadang di anggap kuno dan ketinggalan zaman,sehingga banyak kebudayaan local yang dilupakan, hal ini menyebabkan kemerosotan terhadap moral para remaja yang sering dianggap sebagai penerus bangsa.
Karenanya pada kesempatan kali ini disini akan mengulas atau membahas tentang kenakalan remaja secara lengkap, mulai dari contoh penyebab, penanggulangannya, serta peran beberapa pihak untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja yang lebih luas, serta mengulas kasus-kasus kenakalan remaja, karena banyak kasus kenakalan remaja yang terjadi di Indonesia.Terutama di Bangka seperti di Kota Pangkal Pinang dan Kota Sungailiat.
2. Pembahasan
Kenakalan remaja adalah perilaku remaja yang menyimpang, tidak sesuai dengan norma-norma yang ada dan sering kali melanggar hukum.Di Indonesia Kenakalan remaja sudah menjadi hal yang biasa, dan banyak terjadi di berbagai ibukota, terutama Jakarta.Umumnya kenakalan remaja terjadi di daerah perkotaan dimana di Lingkungan ini mereka sudah masuk ke dalam arus globalisasi.
Kenakalan nagapoker merupakan tindakan melanggar peraturan atau hokum yang dilakukan oleh anak dibawah usia 18 tahun, dan prilaku yang ditampilkan dapat bermacam-macam,mulai dari kenakalan ringan seperti berbohong,bolos sekolah,melanggar peraturan sekolah,hingga kenakalan berat seperti perkelahian antar pelajar,geng,penggunaan obat-obatan terlarang atau narkotika dan sebagainya.
Kenakalan remaja juga bisa disebabkan dari beberapa hal, yang pertama mereka sulit untuk membedakan tingkah laku yang baik dan tidak baik, terkadang mereka dipengaruhi emosi dan sering kali sensitive terhadap maslah kecil,apalagi dengan adanya media social, mereka sering menggunakan media social seperti facebook untuk saling memberikan sindiran satu sama lain.
Contoh kasus yang viral di media social baru-baru ini dimana seorang siswi perempuan Sekolah Dasar dibully oleh 2 orang anak SMP di Thamrin City,Lantai 3A,Tanah abang Jakarta, menurut penyelidikan pembullyan ini bermula dari ceckok mulut yang terjadi di media social Facebook,dan diketahui juga pelaku dan korban merupakan teman akrab.
Saat di undang di acara Hitam Putih Trans7 korban justru tidak merasa marah dan kesal, saat masa penyelidikan juga diketahui korban dan pelaku justru terlihat seperti tidak ada masalah apa pun, dan mereka beranggapan bahwa itu hanya candaan dan salah paham saja.Hal tersebut sangat disayangkan dimana hal ini merupakan contoh pengaruh buruk media social.
Selanjutnya adalah keluarga,hal ini terjadi karenan kurangnya komunikasi antara anggota keluarga dan orang tua seringkali tidak bisa selalu mengontrol kondisi anak-anak mereka, dikarenakan kesibukan masing-masing, hal ini juga bisa disebabkan karena kondisi keluarga yang kurang harmonis contohnya broken home,dimana para remaja kurang mendapatkan kasih saying dari orng tua mereka,dan merasa tidak dipedulikan sehingga banyak para remaja yang ingin melampiaskan kemarahan dengan merusak diri mereka sendiri.
Ada beberapa kasus yang disebabkan oleh perceraian orang tua seperti kasus yang terjadi di desa Kedurus VIII,Surabaya,Jawa Timur, dimana seorang remaja 16 tahun menumpahkan kekesalannya karenan perceraian orangtuanya dengan mencuri tabung gas elpiji di 4 rumah makan, dan ia merasa tidak bosan harus masuk penjara.
Selain dua hal tersebut ada berbagai penyebab lain dari kenakalan remaja seperti salah pergaulan, seperti berteman dengan orang-orang yang suka kebebasan, kemudian mereka membuat suatu kelompok atau geng, yang mana umumnya sifat dari geng ini ingin terlihat hebat di masyarakat,dan ingin merasa dihormati oleh orang lain, sehingga mereka akan melakukan aksi-aksi menonjol yang kadang membuat resah masyarakat.
Tingkah geng motor contohnya,mereka membuat resah masyarakat dengan membuat keributan dijalanna,secara berkelompok mereka kebut-kebutan dijalanan, banyak anggota kelompok geng motor ini yang masih remaja dan tidak sedikit anggotanya yang masih duduk di bangku SMA.
Seperti kasus yang terjadi di Jalan Raya Bogor,Cimanggis ,Depok, dimana tiga orang remaja yang diduga anggota geng motor ditangkap dan dihakimi massa pada hariminggu 28 mei 2017,dari informasi yang ada ketiga remaja anggota geng motor ini ditangkap karenan sebelumnya melakukan kekerasan terhadap pengguna jalan di Jalan Margonda.
Kenakalan remaja di Bangka juga sudah banyak kita jumpai,kenakala remaja di Bangka umumnya sama sja dengan kenakalan remaja di kota besar lainnya yang dimulai dari bolos sekolah, ngebut-ngebutan di jalan raya, menggunakan obat-obatan terlarang, pembullyan, bahkan pergaulan bebas.
Di Bangka sendiri kasus kenakalan remaja pada umumnya juga terjadi di daerah perkotaan,seperti Kota Sungailiat dan Pangkal Pinang, di Kota sungailiat, biasanya anak-anak smp dan sma bolos sekolah ke tempat-tempat warung makan, taman kota dan kos-kosan teman,bahkan ada yang sengaja bolos secara besar-besaran antara beberapa sekolah hanya untuk sekedar nongkrong atau berkumpul, hal ini sering terjadi dikarenakan kurang ketatnya peraturan disekolah dan kurangnya pengawasan dari pihak Sekolah.
Para remaja terutama remaja laki-laki seringkali melakukan balap motor dijalan, seperti di Kota Sungailiat setiap malam minggu atau hari libur mereka mengadakan balap motor di Jalan Pemuda padahal di daerah jalan Pemuda merupakan kawasan Sekolah seperti SMAN 1, SMPN 2, dan SD 10 Sungailiat dan Daerah Perkantoran, tempat yang cukup ramai.
Hal itu juga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, seringkali diadakan razia oleh pihak kepolisian tetapi hal ini tidak membuat para remaja jera, bahkan sampai sekarang pun mereka sering melakukan kegiatan tersebut, bahkan rutin dilakukan.
Di tempat-tempat seperti taman kota yang seharusnya digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat justru disalah gunakan oleh para remaja, taman kota sering digunakan para remaja untuk nongkrong, merokok, minum-minuman keras dan sampah-sampah makanan yang mereka bawa dibuang begitu saja.
Padahal di Taman kota seperti Taman sari Kota Sunagiliat sudah di fasilitasi seperti lapangan basket, lapangan tenis, lapangan futsal untuk berolahraga,area tempat santai untuk mengerjakan tugas, tempat jajanan, Wifi bahkan berbagai tokoh makanan banyak disana, tetapi ada-ada saja.kelakuan remaja yang menggunakan tempat itu untuk jalur kebut-kebutan, pacaran, dan hal yang tidak baik lainnya.
Kasus pembulian juga sering terjadi di kota-kota besar di Bangka, sering terjadi di wilayah perkotaan karena para nagapoker sudah terkontaminasi dengan kehidupan yang mewah dan sering kali mudah iri dengan orang lain, dan bagi mereka fashion merupakan hal penting dalam berteman, mereka kadang sering membully orang hanya dengan maslah sepele seperti gaya fashionnya tidak sesuai dengan zaman sekarang atau kekinian, sehingga mereka mengjinanya.
Bahkan hanya gara-gara maslah lelaki, atau pacarnya yang direbut orang lain mereka marah dan ingin berkelahi dengan anggota kelompok masing-masing, umumnya mereka janjian untuk bertemu disuatu tempat untuk melancarkan aksinya, di daerah kota sungailiat,sebenarnya masalah ini kerap terjadi akan tetapi kurang diketahui oleh masyarakat karena, mereka melancarkan aksinya di tempat-tempat sepi sepertdi di belakang gedung PDAM .Umumnya yang ikut dlam perkelahian ini adalah kaum perempuan karenan mereka orang yang mudah sensitive terhadap hal-hal kecil.
Di Bangka juga sudah banyak kasus mengenai penggunaan obat-obatan terlarang yang banyak dilakukan para remaja dan tidak jarang pula mereka melancakan aksinya di sekolah, dimulai dengan merokok banyak remaja yang terjerumus ke dalam penggunaan narkotika, seperti menghisap lem aibon.
Para remaja laki-laki seringkali menggunkan aibon di tempat-tempat yang sepi, seperti sekolah, saat sore hari, sekolah-sekolah akan sepi dan penjagaan oleh satpampun semakin bekurang, saat itulah mereka melancarkan aksinya, di belakang sekolah atau tempat-tempat yang sunyi seperti WC sekolah, para remaja ini juga tidak jarang mengonsumsi obat-obat oplosan yang mereka ciptakan sendiri dengan membelinya di toko-toko terdekat.
Jika mereka sudah terjerumus ke dalam kehidupan social yang buruk, bisa saja mereka juga terjerumus dalam pergaulan bebas, di Bangka sendiri pergaulan bebas sudah banyak terjadi di kalangan remaja, bahkan ada beberapa remaja yang bahkan menjual diri mereka kepada pria atau laki-laki yang lebih tua agar merka mendapatkan uang untuk memenuhi gaya hidup kekinian.
Pada tahun 2017 baru-baru ini di Bangka tepatnya di Belinyu bahkan ada kasus remaja perempuan yang melahirkan ditoilet saat jam sekolah sedang berlangsung,Di Kota Sungailiat tanpa banyak orang yang tau sedah banyak siswi sekolah menengah atas atau SMA/SMA yang keluar dari sekolah karena hamil di luar nikah, dan tidak sedikit pula yang sudah tidak perawan lagi.
Bahkan ada beberapa siswi yang masih duduk dibangku sekolah yang main dengan orang yang sudah beristri hanya untuk mengambil uangnya saja,uang itu digunakan untuk kepentingan dirinya sendiri seperti bersenang-senang dengan teman-temannya, membeli barang-barang yang mereka inginkan.
Kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya dan sudah merusak moral anak bangsa, hal ini harus dicegah mulai dari sekarang dengan melakukan hal-hal kecil dari dalam keluarga terlebih dalhulu seperti peran orang tua dlam memberikan kasih sayang dan perhatian dalam hal apapun.
Jangan terlalu mengkekang,dan Biarkan mereka bergaul dengan teman sebayanya yang hanya berbeda 2 atau 3 tahun karena apabila kita memebiarkan dia merek bergaul dengan teman yang lebih tua maka gaya hidupnya pun berbeda, melakukan pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti Tv, Internet, Radio, Handphone, perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, perlunya pembelajaran agama yang dilakukan sejak dini, dan sebagai orang tua harus menjadi tempat curhat yang nyaman untuk anaknya, sehingga orang tua bisa membimbing anaknya ketika ia sedang menghadapi masalah.
Peran sekolah untuk mengindari maslah kenakalan remaj ini bisa dimulai dengan guru melakukan bimbingan dan pengarahan kepada para siswa dan siswinya untuk selalu memetuhi norma-norma yang ada, bukan hanya berbicara melainkan dengan contoh perilaku, karena seorang guru sangat berpengaruh terhadap perkembangan muridnya.
Selain itu, lingkungan masyarakat juga berperan dalam mencegah kenakaln remaja, dimana jika para remaja ini tinggal di lingkungan masyarakat yang baik maka prilaku para remaja juga dapat terbentuk dengan baik.
3. Kesimpulan
Kasus kenakalan remaja umumnya terjadi diwilayah perkotaan di Indonesia seperti Kota Pangkal Pinang dan Kota Sungailiat di mana pada lingkungan ini sudah terkontaminasi dengan pengaruh globalisasi, sehingga banyak muncul kebudayaan bangsa asing yang membuat para remaja melupakan lkebudayaan bangsa Indonesia, karena saat mereka meliahat di televise di media social dan media masa kebudayaan asing dinilai lebih bagus, dan kekinian.Jika dibiarkan prilaku merak juga akan ikut menyimpang dan akan terjerumus kedalam kehidupan social yang salah yaitu nakal ,sehingga diperlukan peran dari keluarga terutama orang tua, lalu sekolah, dan kemudian pemerintah.

Komentar
Posting Komentar